menu

Minggu, 08 Januari 2023

CERPEN PENDEK SISWA SMP MUH PEKALONGAN

 


CERPEN PENDEK SISWA SMP MUH PEKALONGAN 

Amira Khairiyah
Kelas VII
Pada hari Sabtu 31 Desember 2022 pada saat malam hari hujan lebat yang membasahi tanah dan tumbuhan. Air hujan yang di tampung oleh selokan. Di pagi hari tiba - tiba air datang dari dinding dan luar rumah keluarga ku membersihkan barang yang ada di lantai keluarga ku juga melipat kasur agar tidak terkena air banjir dan memindahkan kursi agar tidak terkena air banjir pada saat banjir air hujan tidak berhenti dari malam sampai sore. Semua barang di amankan agar tidak basah. Pada saat malam Minggu jam 20.00 - 22.00 aku menonton channel TRANSTV di tv aku menonton SMCU PALACE yaitu boyband Korea dan girlband Korea saat selesai live aku memilih untuk tidur. Pagi hari tiba Umi ku dan Abi ku pergi untuk mencari kos - kosan untuk tempat mengungsi Umi, Abi sudah menemukan kos - kosan yang aman di sana aku mengungsi. pada hari berikutnya aku kangen rumah 😭😭 dan di saat itu mendapatkan tugas🥲 dan pengalaman ku ini setengah bahagia 😄setengah tidak ☹️ begitulah ceritanya

*TAMAT* Nur Rohmatul Ummah
Kelas IX Disaat liburan tiba,kemah mengambil jatah liburanku 2 hari.tak tau kenapa pas ada kemah rasanya aku pengen ikut sangat pingingg sekali walau jatah liburanku berkurang.pulang dari kemah sangat tidak asik,yah begitulah.tapi ada hari yang asik juga,terutama ketemu sama sahabat,asik banget.tapi...ehhh tiba-tiba banjir,banjir tinggi banget. Pas banjir,temenku yang di pondok pulang,tapi aku tak tau,pas tau...ehh ternyata sudah mau balik pondok,nyesel deh. Ada asiknya juga pas liburan,ditambah aku diajak pergi buat daftar pondok,seneng bangett.tapi semuanya butuh perjuangan,apalagi aku,kalau aku ingin mondok dan sekolah,harus pintar dulu,biar bisa lewat jalur beasiswa,kalau tidak dapat beasiswa,orang tua saya belum tentu bisa biayai ,karena memang saya orang yg kurang mampu,tapi semoga aku bisa membahagiakan orang tua ku,aamiin... Giliran sudah kangen berangkat sekolah,tiba-tiba daring,padahal pingin ketemu teman-teman,tapi tak apalah.. Semoga February dapat lulus tes pondok Aamiin...

Selasa, 29 Mei 2018

PII Jalan Hijrahku.

GONJOL DAN EMPAT PEMUDA PII

Gonjol Dilahirkan dalam keluarga yang biasa saja, tidak terlalu kental nuansa agama. Bisa dikatakan bahwa gonjol adalah anak yang BIKIN ONAR DAN SUKA BERKELAHI, namun tidak sampai over, sehingga masih tersisa dalam jiwa sebuah kecenderungan untuk taat dan mengingat akan apa resiko dari perbuatan yang dilakukan. Memang sih gonjol sangat awam terhadap Islam.,merasa asing dengan agama Islam itu sendiri, kelakuan yang sekularisme, hedonisme, yang penting suka, ikuti tanpa mengindahkan aturan Allah.
Kisah gonjol berawal saat pertama kalinya masuk puma ketika hidayah menjemputnya, tahun 2008 . Kala itu gonjol di ajak berorganisasi dari organisasi pelajar islam Indonesia (PII ) , yang bernuansa agama . Pada awalnya gonjol tak menengok kearah organisasi PII, karna diajak oleh teman akhirnya gonjol mengikutinya walaupun tidak serius. Saat ada rapat, pengajian, ataupun sekedar kumpul dengan teman gonjol pun kadang hadir kadang tidak, dengan berbagai alasan (banyak tidak hadirnya… 
singkat cerita 
pada tahun 2012-2013 Mulai gonjol aktif di organisasi PII bukan sekedar ikut-ikutan, tapi menjadi agen perubahan dengan 4 pemuda, siapa mereka ?? dia adalah sahabat- sahabat gonjol tarjuki, ghozi, rodin, dan taufik. empat pemuda inilah yang berusaha membangkitkan kembali PII yang sebelumnya fakum berapa tahun, sifat ganjol yang dulu yang nakal kini mulai berubah . gonjol hanya suka berkumpul dengan teman-teman di PII, jika ada kajian rutin benar-benar di hayati, bukan hanya masuk telinga kanan langsung keluar di telinga kiri. Dan dari keakraban PII inilah dengan sendirinya pembelajaran tentang Islam melekat dalam otakk gonjol . Barangkali inilah yang disabdakan Rasulullah Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, “Perumpamaan teman yang baik dan teman yang jelek seperti pandai minyak wangi dan pandai besi. (Duduk dengan) penjual minyak wangi bisa jadi engkau akan dapati darinya aroma yang wangi. Sementara (duduk dengan) pandai besi, bisa jadi ia akan membakar pakaianmu dan bisa jadi engkau akan dapati darinya bau yang tidak sedap.” (Muttafaq’alaih)


Ketika Kelak Anakku Bertanya

Ketika Kelak Anakku Bertanya
“Apakah tahun 2016 Ayah masih muda?” tanya anakku. 
“Iya, Ayah masih muda. Masih gagah,” jawabku. 
“Apa benar tahun 2016 terjadi penistaan al Qur’an?” tanyanya menggugah ingatanku. 
“Iya, benar. Telah terjadi penistaan al Qur’an dan pelecehan terhadap ulama waktu itu,” jelasku. 
“Ayah, saya baca di beberapa tulisan, tragedi itu menyulut reaksi ratusan ribu kaum muslim seluruh Indonesia. Mereka menuntut agar penista al Qur’an dihukum. Ayah ada di mana waktu itu?”
***
Aku membayangkan jika kelak anak-anakku bertanya tentang hal. Ya, sekira 15 atau 20 tahun yang akan datang, mereka membaca atau mendengar telah terjadi tragedi penistaan al Qur’an tahun 2016.
“Waktu itu Ayah masih muda, masih gagah. Dimana Ayah diantara ratusan ribu orang itu?” 
“Ayah, apa yang Ayah lakukan ketika al Qur’an dinistakan?”
Kira-kira jawaban apa yang kelak aku berikan kepadanya?
Apakah aku akan menjawab, “Nak, waktu itu Ayah sibuk bekerja.” Atau, “Nak, Ayah sibuk kuliah, tidak sempat mikir peristiwa itu.” 
Jangan-jangan aku menjawab, “Nak, itu bukan urusan Ayah. Ngapain Ayah ikut rame-rame begituan, dapat apa coba, kaya’ kurang kerjaan aja.”
*** 
Dan, anakku berkata, “Ayah, al Qur’an dilecehkan Ayah diam saja. Menganggap itu bukan urusan Ayah. Lalu urusan Ayah apa?”
***
Lamunanku buyar seketika. 
Tidak! Aku akan berkata kepada anakku kelak. “Nak, Ayah ada di barisan terdepan. Ayah ada diantara jutaan orang itu.”

Puma tempatku Belajar

Motivasi Aku belajar adalah sahabatku 


            Tak terasa aku meninggalkan puma tercintaku. tepatnya ditahun 2014 . PUMA ini terletak di tengah-tengah kota. tepatnya dikota Kauman Brebes jln H. Agus Salim No. 42. Suasana yang selalu bikin aku kangen. dimana bangunan-bangunan yang tinggi yang warnanya hampir selaras dengan warna disekililingnya 

            PUMA, begitulah kami menamakan Tempat itu. Memang terlihat seperti kota kecil yang dipenuhi manusia-manusia cilik yang haus akan ilmu. hilir mudik tak pernah sepi. siapa pun yang datang pasti akan iri dengan suasananya. Setiap waktu shalat azan berkumandang dengan suara yang selalu berbeda. Shalat jamaah yang tak pernah boleh ditinggalkan bahkan batas waktu untuk tiba dimesjid diakhir azan. Tap tap, bila azan berakhir maka kami akan diberdirikan oleh sahabat seperjuanganku sampai waktu iqamah. 
Hal yang lebih membuat aku merindukan suasana puma ini adalah suasana kebersamaannya setiap malam kami selalu bercanda bersama .
            Bukan hanya suasana kebersamaan saja, tapi suasana belajar menjelang ujian. Itu adalah suasana yang benar-benar penuh semangat. dimana-mana Aku menemukan orang yang belajar. Aku sendiri tidak menemukan suasana belajar sedemikian rupa ditempat belajarku sekarang. Motivasi Aku belajar adalah sahabatku 
aku benar-benar rindu akan suasana ini. Sambil mengetik puan air mataku menetes. Kapan aku bisa mengulangi hal serupa. Tapi waktu terus berjalan,. Aku terlalu naif bila berkata aku tidak menyukai puma, karena sekarang aku benar-benar rindu bahkan tak terluapkan 



Senin, 16 April 2018

Meraih Impian Cinta

Ungkapan Hati seorang Ahwat .

                Mas , tahu nggak? Aku kangen banget  sama mas . setiap hari kepikiran  mas terus..heheh.
Mas kangen sama aku nggak?
Mas ghozali , aku hanyalah seorang  Wanita biasa yang banyak kekurangan . mau nggak mas menjadi pelengkap hidupku? Menyempurna Imanku? Agar nanti aku siap mendampingimu dan tak menjadi beban dalam hidup mas. Bimbinglah aku dalam keiklasanmu, bantu diriku agar menjadi wanita Shaliha yang taat kepada Allah dan taat kepadamu. Aku inginmenjadi yang terbaik untukmu dan menjadi bidadarimu , bersamamu hingga ke janna-Nya.
                Mas, aku mencintaimu apa adanya, menerima kekurangan dan kelebihanmu. Iman dan taqwamu yang meluluhkan rasa ini menjadi cinta . kelembutan hatimu membuatku semakin menyayanggimu mas..
Mas adalah laki – laki idaman yang ku harapkan semoga rasa cinta ini menjadi kenyataan. Ketika saat tiba , aku hanya  kamu mas, yang mengucapkan kalimat itu. Kalimat yang akan membuat kita bersatu dalam ikatan hal tanpa ada yang menghalangi lagi. Ketika engkau telah menghalalkan aku menjadi istrimu , ketika itu pula tantangan hidup kita berdua akan semakin berat , tapi aku ingin melalui semua itu bersamamu, dalam suka dan duka . jangan perna melepaskan aku dari genggamanmu agar aku tidak goyah.
Oiya, kelak kita Allah menitipkan untuk kita si kecil mungil yang lucu  aku berharap kita bisa bersama sama mendidik mereka menjadi anak yang Shalih dan atau Sholihha . menjadi penyejuk mata kita . anak- anak yang menjadi penolong umi dan abinya di kemudian hari. 
mas itu lelaki yang tangguh dan kuat , tidak perna mengelu , aku kagum banget. Tapi jika suatu saat mas memerlukan bahu untuk bersandar aku siap menjadi tempat bersandar buat  mas, mengusap keringat iklasmu mencari nafkah untuk keluarga kecil kita.
                Maskuu, kelak di tahun-tahun pernikahan kita nanti, mungkin aku akan mulai kehilangan pesona dimatamu, atau mungkin kehilangan kelembutan lisan dan tingkah laku, alasan alasan yang dulu engkau memilihku…..iya, itu dulu,  jangan berpaling ya masskkku , tetaplah lebih lama raut wajahku , pegang dan peluk erat diriku , ingatlah selalu  selalu apa-apa saja yang mungkin kulupa untuk selalu dibenahi. Oh ya maafkan aku jika suatu saat aku berubah menjadi istri yang cerewet dalam segala hal. Yang sabar ya ya saaayangg. cerewet itu juga bentuk perhatianku padamu. Cerewet juga romantiis loh..
                Yang terakhir, makasih ya mas …sudah mau menerimaku . aku sayaaaaaangggg banget sama mas …
Tolong di bales ya suratku heheh. Mungkin ini bukan surat cinta , tapi ini impian ku sama mas , semoga menjadi kenyataan . maaf kalau tulisannya panjang kali lebar wkwkkkk.


                                                                                                               Dari Nookmu.

                                                                                                                    ........................................

Selasa, 25 April 2017

Setan Bisu



SETAN BISU
            Banyak kita jumpai saat ini sebagai muslim mengambil sikap yang katanya NETRAL. Tidak mau ambil pusing, tidak mau repot, dan mengambil langkah aman. Tanpa sadar mencari muka di hadapan manusia akan tetapi ia justru buang muka dari Ridho Allah hutalah.
            Saat agamanya di hina, di injak-injak nabinya di lecehkan, ayat sucinnya di nistakan semuanya disikapi dengan NETRAL . baik kwatir dibilang fanatik, kwatir sara dan sebagainnya. bahkan ada yang beralasan bahwa islam RAhmatan Lil Alamin. Alas an –asalan yang dibangun persepsi dan ilusi. Netral dalam situasi seperti ini dalam islam di sebut SETAN BISU.
Abu Ali Ad Daqoq Rahimahullah mengatakan :
Barangsiapa yang diam saja tidak membela kebenaran maka dia adalah setan bisu.
Ketahuilah pertarungan antara kebenaran dan kebatil itu abadi . akankah kita hanya mengambil sikap netral, padahal di akherat nanti tidak ada posisi netral yang ada golongan kanan dan golongan kiri . maka perjelaslah posisi kita . diakherat nanti dari golongan manusia hanya ada ahli surga dan ahli neraka bahkan asbabul ahrof pun akhirnya masuk surga. Maka perjelaslah sikap kita rencanakan tempat kita di akherat kelak .
            Di akherat manusia terbagi menjadi tiga golongan. 1. Golongan Mukminun 2. Golongan kafirun 3. Golongan Munafiqun. Maka golongan kafirun dan munafiqun akan masuk neraka janaham. Mereka kekal di dasarnya dan tidak akan perna diangkat . dalam surat At- Taubah ayat 63 Allah Taallah berfirman :
            Tidaklah mereka orang-orang munafik itu mengetahui bahwasanya barangsiapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya neraka jahanam baginnya mereka didalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar.
            Maka akan jadi bagian manakah kita, akankah kita hanya diam dan bersikap netral ketika agama kita di hina?
Akankah kita akan merasa aman dengan memalingkan wajah kita dari dzat yang maha Kuasa?
Akankah kita merasa nyaman hanya dengan menjadi SETAN BISU?

Cara Setan mengoda Manusia



Cara Setan mengoda Manusia
            Sesuai sumpah yang telah di ucapkan di hadapan Alah SWT. Setan tidak perna berputus asa, tak akan perna diam.untuk mengoda Manusia. Dalam upayannya menyesatkan manusia setan menempu jalan bebagai cara . ada yang langsung di bujuk untuk berbuat maksiat namun ada pula digiring kepada kemaksiatan secara bertahap dan perlahan .
Orang-orang yang awam yang lemah iman dan ilmu dengan mudah akan di larut dengan bisikan setan namun bagaimana cara setan menghadapi orang berilmu yang mengerti haramnya maksiat. Ibnu Qoyim Al –Juziyah menyebutkan beberapa tahap godaan dan bujukan setan kepada manusia. Tahapan ini mengambarkan bagaimana setan tak perna berputus asa dalam mengilincirkan manusia.
1.      Setan akan menjerumuskan manusia langsung untuk melakukan perbuatan kekufuran dan kesirikan . apabilah berhasil tugas setan telah pali purna ia pun dapat nyenyak beristirahat. Namun jika jebakan ini tidak berhasil setan membuat jebakan baru yang lebih halus yaitu
2.       ia akan menjerumuskan manusia untuk melakukan bid`ah .jebakan ini lebih disukai oleh setan sebab biasannya manusia tidak menyadari bahwa bid`ah adalah sebuah dosa.Namun bahayanya langsung berakibat kepada DIN apalagi, seperti zaman sekarang, banyak orang malah  beradu dalil ketika di ingatkan soal bid`ah. Menudu yang mengingatkan sebagai WAHABI  atau sebutan lain yang tendensius . padahal bid`ah kata Ibnul Qoyim pintu menuju kekafiran dan kemusrikan.  Bila pintu pintu bid`ah setan telah menyiapkan jebakan lain yang lebih halus
3.      Yaitu menjerumuskan dosa-dosa besar seperti berzina, membunuh, minum khomer, berjudi dan lainnya.di harapkan manusia yang terjebak dalam dosa ini akan menyebarkan kemaksiatan dan dosa – dosa itu di tengah manusia . yang terjadi pun seperti sekarang ini, dosa-dosa besar ini dianggap lumrah karena telah menyebar kemana-mana .
4.      bila setan gagal mengoda manusia untuk melakukan dosa-dosa besar dia akan membujuknya melakukan dosa-dosa kecil . dosa kecil lebih manjur untuk mengoda mausia karena ia di remehkan dianggap sebagai dosa RINGAN yang nanti akan muda di maafkan oleh Allah. Padahal, semakin akrab dengan dosa-dosa kecil dosa itu akan mengunung dan menjadi dosa besar. Bila seseorang terlalu alim sehingga susah di bujuk sekalipun hanya melakukan dosa kecil setan tidak perna putus asa
5.      ia akan mengoda manusia ia akan mengoda dengan amala-amalan MUBAH ia akan menyibukan dengan perbuatan yang memang tidak berdosa tetapi juga tidak berpahala sehingga waktunya habis sementara amala kebaikan dan pahalanya tidak bertambah.
6.      Terakhir bila tetap tidak mempan setan masih memiliki jurus lain yang paling halus dan tak terasa  yaitu ia akan di bujuk untuk sibuk melakukan perbuatan yang mahdul ketimbang yang afdhol sibuk dengan amal soleh padahal ada amal soleh yang lain yang lebih prioritas untuk dikerjakan . tahapan tahapan tersebut mengambarkan dengan jelas betapa setan tidak perna lelah untuk terus dan terus mengilincirkan kita . lalu apakah kita juga tidak perna putus asa? Untuk terus-menerus meminta perlindungan Allah dari godaan setan tersebut?