menu

Selasa, 25 April 2017

Cara Setan mengoda Manusia



Cara Setan mengoda Manusia
            Sesuai sumpah yang telah di ucapkan di hadapan Alah SWT. Setan tidak perna berputus asa, tak akan perna diam.untuk mengoda Manusia. Dalam upayannya menyesatkan manusia setan menempu jalan bebagai cara . ada yang langsung di bujuk untuk berbuat maksiat namun ada pula digiring kepada kemaksiatan secara bertahap dan perlahan .
Orang-orang yang awam yang lemah iman dan ilmu dengan mudah akan di larut dengan bisikan setan namun bagaimana cara setan menghadapi orang berilmu yang mengerti haramnya maksiat. Ibnu Qoyim Al –Juziyah menyebutkan beberapa tahap godaan dan bujukan setan kepada manusia. Tahapan ini mengambarkan bagaimana setan tak perna berputus asa dalam mengilincirkan manusia.
1.      Setan akan menjerumuskan manusia langsung untuk melakukan perbuatan kekufuran dan kesirikan . apabilah berhasil tugas setan telah pali purna ia pun dapat nyenyak beristirahat. Namun jika jebakan ini tidak berhasil setan membuat jebakan baru yang lebih halus yaitu
2.       ia akan menjerumuskan manusia untuk melakukan bid`ah .jebakan ini lebih disukai oleh setan sebab biasannya manusia tidak menyadari bahwa bid`ah adalah sebuah dosa.Namun bahayanya langsung berakibat kepada DIN apalagi, seperti zaman sekarang, banyak orang malah  beradu dalil ketika di ingatkan soal bid`ah. Menudu yang mengingatkan sebagai WAHABI  atau sebutan lain yang tendensius . padahal bid`ah kata Ibnul Qoyim pintu menuju kekafiran dan kemusrikan.  Bila pintu pintu bid`ah setan telah menyiapkan jebakan lain yang lebih halus
3.      Yaitu menjerumuskan dosa-dosa besar seperti berzina, membunuh, minum khomer, berjudi dan lainnya.di harapkan manusia yang terjebak dalam dosa ini akan menyebarkan kemaksiatan dan dosa – dosa itu di tengah manusia . yang terjadi pun seperti sekarang ini, dosa-dosa besar ini dianggap lumrah karena telah menyebar kemana-mana .
4.      bila setan gagal mengoda manusia untuk melakukan dosa-dosa besar dia akan membujuknya melakukan dosa-dosa kecil . dosa kecil lebih manjur untuk mengoda mausia karena ia di remehkan dianggap sebagai dosa RINGAN yang nanti akan muda di maafkan oleh Allah. Padahal, semakin akrab dengan dosa-dosa kecil dosa itu akan mengunung dan menjadi dosa besar. Bila seseorang terlalu alim sehingga susah di bujuk sekalipun hanya melakukan dosa kecil setan tidak perna putus asa
5.      ia akan mengoda manusia ia akan mengoda dengan amala-amalan MUBAH ia akan menyibukan dengan perbuatan yang memang tidak berdosa tetapi juga tidak berpahala sehingga waktunya habis sementara amala kebaikan dan pahalanya tidak bertambah.
6.      Terakhir bila tetap tidak mempan setan masih memiliki jurus lain yang paling halus dan tak terasa  yaitu ia akan di bujuk untuk sibuk melakukan perbuatan yang mahdul ketimbang yang afdhol sibuk dengan amal soleh padahal ada amal soleh yang lain yang lebih prioritas untuk dikerjakan . tahapan tahapan tersebut mengambarkan dengan jelas betapa setan tidak perna lelah untuk terus dan terus mengilincirkan kita . lalu apakah kita juga tidak perna putus asa? Untuk terus-menerus meminta perlindungan Allah dari godaan setan tersebut?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar